Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Desember 2016

Liburan Ke Wisata Curug Cikaso | Air Terjun Di Ujung Genteng Sukabumi

Curug Cikaso sebenarnya memiliki nama lain yaitu Curug Luhur, memiliki aliran air yang berasal dari sungai Cikaso sehingga banyak orang menyebutnya Curug Cikaso. Memiliki panorama alam yang masih alami, menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata di Ujung Genteng terfavorit.

Air Terjun Cikaso memiliki daya tarik utama berupa panorama alam dan sebuah air terjun yang jatuh dari ketinggian sekitar 80 meter. Selain itu bukan hanya satu air terjun yang berada ditempat ini, melainkan terdapat 3 air terjun seperti Curug Aki, Curug Meong dan Curug Aseupan. Memiliki air berwarna hijau jernih, membuat siapapun akan tergoda untuk sesegera mungkin berenang kedalamnya. Dengan potensi alamnya memang menjadikan wisata Curug Cikaso cukup populer diantara tempat wisata di Sukabumi lainnya. 

Daerah Ujung Genteng, selain terkenal dengan Pantai Ujung Genteng ternyata masih menyimpan potensi wisata lainnya yang cukup sayang bila dilewatkan. Curug Cikaso memiliki alam sekitar yang masih sangat asri dengan dipenuhi pepohonan yang rindang membuat suasananya menjadi sejuk. Dengan suara gemericik air dan bebatuan dengan berbagai ukuran sepanjang aliran sungai, menjadi pemandangan yang tak biasa bagi para warga ibukota yang berlibur ke Curug Cikaso. Penasaran dengan curug yang satu ini? sebelum berkunjung, ada baiknya kamu simak terlebih dahulu panduannya dalam konten artikel dibawah ini.

Pada malam hari ini saya akan mengulas secara detail perihal liburan ke wisata Curug Cikaso atau air terjun di Ujung Genteng Sukabumi. Semoga kiranya segala informasinya kelak dapat diterima dan dijadikan sebagai referensi tambahan bagi kamu ataupun para pembaca budiman lainnya.

curug cikaso2
view Curug Cikaso
Lokasi Curug Cikaso terletak di Desa Surade, Sukabumi dengan jarak sekitar 30-40 menit bila dihitung dari Ujung Genteng. Untuk menuju curug ini, bila kamu berada di Ujung Genteng, kamu dapat langsung mengarahkan kendaraan kamu untuk menuju Surade. Kemudian carilah SPBU Surade, tak jauh dari SPBU tersebut terdapat sebuah persimpangan dan belok kanan. Ikuti jalan tersebut hingga menuju Kampung Ciniti. Setibanya di Ciniti, kamu akan menemukan sebuah plang petunjuk untuk menuju Curug Cikaso. Ikuti plang tersebut, maka kamu akan menemukan sebuah pos pintu masuk. Dimana nantinya kamu akan dikenakan biaya retribusi untuk tiket masuk perorangan sebesar Rp. 3000, untuk kendaraan roda empat sebesar Rp. 27.000/mobil, parkir kendaraan sebesar Rp. 6000/mobil dan kebersihan sekitar Rp. 2000/orang. Setelah membayar biaya retribusi tersebut, kamu akan diberikan dua opsi untuk menuju Curug Cikaso, pertama dengan sekitar 15-30 menit berjalan kaki/trekking atau menggunakan perahu menyusuri aliran sungai cikaso. Cukup unik memang, pasalnya jika umumnya untuk menuju sebuah lokasi air terjun/curug kita diharuskan trekking terlebih dahulu, namun kali ini berbeda. Dimana saya memilih untuk menggunakan perahu dengan biaya sekitar Rp. 80.000-Rp. 120.000/perahu dengan kapasitas hingga 10 orang.

menyusuri sungai cikaso
menyusuri sungai cikaso
Perjalanan menyusuri Sungai Cikaso memang memberikan keseruan tersendiri, memiliki air yang jernih serta dikelilingi hutan tropis yang cukup lebat membuat suasana hati kagum akan pesonanya. Ditambah kicauan burung menjadi teman kala menyusuri sungai ini, tak lama berselang maka tibalah diujung sungai. Perjalanan masih harus dilanjutkan trekking sepanjang 100 meter dan tibalah kamu di Curug Cikaso. Ungkapan rasa syukur atas kekaguman dari salah satu maha karya Sang Ilahi tak ada henti-hentinya terucap dari bibir yang penuh dosa ini. Sebelum lanjut kamu juga dapat membaca tentang Wisata di Kawah Wurung Bondowoso.

curug cikaso
suasana di Curug Cikaso
Untuk waktu terbaik datang berkunjung ke Curug Cikaso ialah di waktu pagi hari, pasalnya debit air yang berada di kolam belum terlalu tinggi. Selain itu bila dikaitkan dengan estetika, tentunya akan lebih indah dikarenakan cahaya matahari belum terlalu terik, cahaya lembutnya terbias menembus butir-butir kucuran air yang terbawa angin. Bagi kamu yang hobi fotografi, ada baiknya kamu datang mengunjungi tempat rekomended ini. Hasil foto akan terlihat indah dengan panorama alam dengan background tiga kucuran air terjun. Seperti dalam penjelasan diawal yang menjelaskan bahwasanya terdapat tiga kucuran air terjun, yaitu Curug Aki, Curug Meong dan Curug Aseupan. Dimana Curug Aki terletak dibagian paling kanan dimana agak tersembunyi dibalik tebing, untuk Curug Meong letaknya ditengah dan kemudian disisi kiri terdapat Curug Aseupan. Ketiga curug tersebut jatuh dan berkumpul menjadi satu kolam dengan perairan berwarna kehijauan jernih. Dengan panas terik matahari dan lelah perjalanan, tentulah berenang menjadi godaan yang susah ditolak rasanya. Namun diharap berhati-hati pasalnya kedalaman kolam bisa mencapai sekitar 15 meter, menurut penjaga curug yang bertugas terdapat pula dibagian kolam yang memiliki pusaran air. Sehingga perlu kehati-hatian dan petunjuk dari para penjaga. Bagi kamu yang merasa kurang pandai berenang, tak perlu khawatir mengingat alasan keamanan ada baiknya kamu sewa ban pelampung yang banyak disewakan. Lapar setelah berenang tak perlu khawatir, terdapat beberapa warung yang siap mengisi perut kamu.

Mengingat segala keindahannya memang pantaslah jika menjadikan Curug Cikaso sebagai pilihan alternatif tempat wisata yang patut untuk dikunjungi. Kecantikan alamnya mampu memberikan pengalaman berlibur yang unik dan berkesan. Terlebih bilamana datang bersama orang-orang yang terkasih. Tawa canda, menikmati kesegaran air bersama para sahabat akan memberikan keceriaan lebih kala berlibur.

*Tips
  • Bila musim penghujan datang, harap hati-hati dalam perjalanan. Pasalnya jalur menuju Curug Cikaso akan melewati area hutan yang memiliki turunan dan tikungan tajam.
  • Bawalah Smartphone guna memudahkan kamu dalam perjalanan.
  • Tawarlah harga perahu pada sang pemiliki perahu langsung yang akan digunakan.
  • Harap hati-hati bila berenang di Curug Cikaso, tanya terlebih dahulu pada penjaga untuk area aman. Pasalnya sudah banyak kejadian pada curug ini.
  • Bila hujan jangan berenang, demi alasan keamanan.
Berada dan menghabiskan waktu bersama para sahabat di Curug Cikaso, memberikan keceriaan lebih. Pasalnya sahabat adalah tempat untuk berbagi dalam segala hal. Merekalah sosok-sosok penting yang mengiasi hari. Mereka menerima setiap kekurangan kita dan menghargai butiran kelebihan kita.
Kamu dapat membaca juga tentang 3 Wisata Air Terjun Terbaik Di Sentul 

Demikian ulasan saya kali ini perihal liburan ke wisata Curug Cikaso atau air terjun di Ujung Genteng Sukabumi. Semoga informasinya dapat berguna dan membantu bagi kamu atau para pembaca budiman lainnya yang ingin mengunjungi curug cantik ini.

Sabtu, 03 Desember 2016

3 Wisata Air Terjun Terbaik Di Sentul | Wisata Alam Curug Terpopuler Di Bogor

Wisata air terjun merupakan wisata alam yang tak pernah sepi pengunjung, terlebih kala waktu libur tiba. Hampir di banyak tempat wisata curug di Bogor, dipenuhi oleh para wisatawan yang ingin berlibur. Pada umumnya mereka menginginkan berlibur dengan suasana alam yang asri, serta mencoba kesegaran air terjun tersebut.

Bogor seperti yang telah umum diketahui, bahwasanya dengan bentang alam daratan tinggi mempunyai cuaca yang sejuk, serta panorama alam yang masih tergolong sangat asri. Sehingga cukup banyak terdapat tempat wisata alam di Bogor, yang mampu membuat siapapun tertarik untuk dapat berlibur. Memiliki beberapa gunung serperti Gunung Salak dan Gunung Gede, menjadikan daerah ini sangat kaya akan alam indahnya. Menjadi daerah hilir air yang mengalir hampir ke beberapa kota disekitarnya seperti contohnya Jakarta, membuat kehadiran kota Bogor di nilai cukup penting. Namun ada pula kalanya, kota ini di salahkan akibat kiriman air yang tentunya akan menggenangi Ibukota. Namun, bukan itu yang menjadi sorotan utama dalam konten artikel kali ini.

Terletak tak jauh dari pusat ibukota Jakarta dan beberapa kota pendukung seperti Bekasi, Sukabumi hingga Bandung, menjadikan Bogor sebagai salah satu tujuan wisata yang cukup populer bagi banyak kaum urban. Mengingat gaya kehidupan di kota-kota besar yang menuntut setiap individunya dapat pintar menyesuaikan diri dengan banyak problematika sehari-hari, sehingga potensi akan stress cukup tinggi pada masyarakat perkotaan. Oleh karena alasan tersebut, menrefresh sejenak pikiran agar suasana hati kembali tenang dan ceria sangat penting adanya. Liburan merupakan salah satu cara terlogis untuk menjawab permasalahan tersebut. Ada pendapat yang menyatakan, jikalau liburan memiliki arti dekat dengan gaya hidup hedonisme, pernyataan tersebut memang tak bisa dikatakan benar ataupun salah, semua dikembalikan lagi terhadap persepsi dari masing-masing. Liburan sebetulnya tak butuh biaya yang besar, semua tergantung gaya liburan seperti apa yang kamu inginkan. Bagi mereka yang gemar dengan kegiatan outdoor atau backpacker contohnya, berlibur dengan gaya seperti ini dapat meminimalis pengeluaran namun pengalaman seru tetap didapatkan. 

Bagi kamu yang gemar dengan berlibur demikian, kota Bogor mempunyai banyak lokasi tempat wisata yang dapat dijadikan rekomendasi, seperti contohnya tempat wisata di Sentul. Daerah kawasan terpadu Sentul memang selalu mempunyai kharisma dan daya tarik bagi banyak orang. Mulai dari hunian elit dengan tata letak yang cukup estetika, membuat banyak orang senang kala berada di kawasan ini. Selain hal tersebut, ternyata Sentul masih menyimpan potensi lainnya seperti wisata alam di Sentul. Dimana terdapat setidaknya lebih dari 12 lokasi curug atau air terjun yang dapat kamu kunjungi. Dari sederet nama wisata curug di Sentul, tentulah pasti ada yang menjadi tujuan terfavorit bagi banyak wisatawan. Mulai dari tua hingga muda, ataupun bagi mereka yang beralasan ingin berlibur dengan biaya yang cukup terjangkau, wisata curug di Sentul memang memberikan kebahagiaan dan keceriaan bagi mereka. Penasaran seperti apa curug-curug terbaik yang ada di Sentu, Bogor? ada baiknya kamu simak dalam artikel dibawah ini.

Pada siang hari ini, saya akan mengulas perihal 3 wisata air terjun terbaik di Sentul atau wisata alam curug terpopuler di Bogor. Semoga informasinya dapat dijadikan sumber referensi tambahan bagi kamu ataupun para pembaca budiman sekalian.

Seperti dalam penjelasan di awal, bahwa terdapat banyak lokasi curug di Sentul yang dapat dijadikan opsi destinasi liburan. Dengan bentang alam yang masih asri serta jernihnya air menjadi penyegar yang positif bagi pikiran yang penat akan rutinitas sehari-hari. Dengan biaya yang cukup terjangkau bagi banyak kalangan masyarakat, menjadikan tempat wisata ini selalu ramai diserbu banyak wisatawan. Berikut adalah 3 nama atau lokasi wisata air terjun/curug di Sentul, Bogor terbaik yang wajib untuk dikunjungi. 

1. Curug Putri Kencana

Curug Putri Kencana
segarnya curug putri kencana
Curug cantik nan unik ini, banyak dikenal pula dengan nama Curug Kencana. Terletak di Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Sentul, Bogor. Keindahan Curug Putri Kencana mampu membuat banyak pengunjung terpukau akan pesonanya. Memiliki beberapa kolam alami berbentuk berundak-undak dan air jernih, membuat para pelancongnya betah untuk berlama-lama di curug ini. 

Bagi kamu yang gemar dengan kegiatan outdoor, terdapat pula lokasi camping ground yang dapat kamu gunakan untuk bercamping ceria bersama para kerabat. Ingin mencoba sensasi lain yang memacu adrenalin? cobalah untuk lompat ke dalam kolam dari jembatan bambu yang terdapat di sekitar camping ground tersebut. Kamu dapat membaca selengkapya tentang Wisata Curug Putri Kencana, Sentul.

2. Curug Leuwi Hejo

Curug Leuwi Hejo
suasana curug leuwi hejo
Curug yang mulai populer kurang lebih sejak 2015, ini mampu membuat siapapun pengunjungnya berdecap kagum akan keindahan Curug Leuwi Hejo. Memiliki nama yang berarti "Leuwi adalah Kolam" dan "Hejo adalah Hijau", sehingga curug ini memiliki sebuah kolam atau aliran air terjun yang berwarna hijau yang sangat indah. Warna jernih air hijau tosca yang berpadu padan dengan bebatuan alam beraneka bentuk serta ukuran, mampu menyejukan banyak pasang mata yang memandang.

Meskipun Curug Leuwi Hejo pernah ditutup karena sebuah musibah longsor, namun beberapa waktu yang lalu setelah dilakukan perbaikan disegala sektor, akhirnya curug cantik ini dibuka kembali untuk umum. Ingin merasakan pengalaman seru cliff jumping lompat dari atas air terjun? ditempat inilah kamu dapat memuaskan hasrat petualangan kamu. Mengingat segala potensi wisata yang terdapat di Curug Leuwi Hejo, maka pantaslah jika tempat ini dimasukkan dalam list wisata air terjun terbaik di Bogor. Kamu dapat membaca selengkapnya tentang Wisata Curug Leuwi Hejo.

3. Curug Hordeng

Curug Hordeng
berenang di curug hordeng

Cukup unik memang mendengar nama curug yang satu ini, hal tersebut bukan karena tanpa alasan. Pasalnya air terjun unik ini memiliki bentuk kucuran yang melebar menyerupai sebuah tirai atau hordeng. Penasaran dengan deras kucurannya? cobalah untuk berdiri dibawahnya, sensasi layaknya sedang dipijat akan terasa. Berenang sepuasnya di Curug Hordeng, memberikan kesegaran dan keceriaan lebih, layaknya dapat bersatu dengan alam begitu menenangkan hati. 

Ingin bermalam di kawasan Curug Hordeng? kamu dapat mencoba camping di Bukit Masigit. Bertaburan bintang dilangit malam yang tenang seakan menjadi pelengkap kala berlibur di Curur Hordeng. Tak puas hanya datang kesatu lokasi air terjun, tak perlu khawatir masih terdapat setidaknya sekitar 3 curug lainnya, seperti Curug Ciburial, Curug Kembar dan Curug Leuwi Buluh Leseung. Baca secara detail tentang Wisata Curug Hordeng, Sentul

Mengingat semua kecantikan dan potensi wisata yang terdapat di ketiga curug ini, memang pantaslah jikalau wisata air terjun ini cukup populer dikalangan para traveller. Terbukti dengan banyaknya yang mengupload foto-foto indah tempat ini, menambah daya tarik bagi banyak orang untuk dapat berkunjung secara langsung wisata di Sentul yang satu ini. 

Melihat semua yang tersaji dalam keindahan panorama alam di Indonesia, maka patutlah diri ini berbangga hati. Tuhan telah menganugrahi alam ini dengan kekayaan yang luar biasa, bersyukur dan ikut berperan dalam menjaga kelestariannya adalah hal kecil yang wajib rasanya untuk dilakukan setiap warga negara. Walaupun terkadang masih saja ada opnum jahil yang melakukan tindak vandalisme yang cukup mengganggu, namun cukuplah mereka saja yang BODOH. Pasalnya makhluk paling bijak adalah tumbuhan dan hewan, sedangkan manusia? BELUM.

Kamu dapat pula membaca tentang Curug Cikaso Ujung Genteng.

Demikianlah ulasan saya kali ini perihal 3 wisata air terjun terbaik di Sentul atau wisata alam curug terpopuler di Bogor. Semoga informasinya dapat membantu dan berguna bagi kamu ataupun para pembaca budimana dimanapun kamu berada.

Rabu, 30 November 2016

Indahnya Wisata Alam Curug Leuwi Hejo dan Leuwi Liuk | Air Terjun Sentul Bogor

Curug Leuwi Hejo memang pesonanya telah banyak di akui oleh khalayak umum. Keindahan air terjun dan panorama alam sekitar yang masih sangat asri, menjadi daya tarik tersendiri ditengah banyak wisata air terjun di Bogor

Kepopuleran Curug Leuwi Hejo seakan tak hilang, meskipun tempat ini pernah ditutup untuk umum, dikarenakan musibah longsor yang menimpa kawasan wisata tersebut. Akan tetapi, kini Leuwi Hejo telah dibuka kembali dengan perbaikan disegala sektor. Pihak pengelola menuturkan bahwa Curug Leuwi Hejo telah berbenah diri dan menambahkan segala fasilitas pendukung, serta pengamanan bagi setiap wisatawan yang datang. Sehingga para pengunjung tak perlu khawatir dan dapat merasa aman kala berada di kawasan wisata alam ini. 

Bila dalam kesempatan yang lalu, saya telah mengulas secara detail tentang Curug Kencana dan Curug Hordeng. Maka kali ini saya kembali mengangkat nama Curug Leuwi Hejo untuk menjadi sorotan utama dalam konten artikel kali ini. Letaknya yang masih dalam satu jalur menjadi alasan utama, selain sejuta keseruan yang dimiliki oleh wisata air terjun di Sentul yang satu ini. Penasaran dengan suasananya? kamu dapat simak dalam ulasan dibawah ini. 

Pada hari ini saya akan memaparkan secara detail perihal indahnya wisata alam Curug Leuwi Hejo dan Leuwi Liuk atau air terjun Sentul Bogor. Semoga kiranya dapat berguna dan bermanfaat bagi kamu ataupun para pembaca yang budiman dimanapun berada.

leuwi hejo
welcome to Curug Leuwi Hejo

Bukan rahasia umum, jikalau daerah Sentul, Bogor terkenal dengan segala potensi wisata. Sebagai kawasan terpadu dan sebagai daerah pendukung ibukota Jakarta, kehadirannya tak bisa dipandang sebelah mata. Pesona tiada akhir terdapat disegala sektor, mulai dari hunian elite hingga estetika tata kota yang cukup menawan. Dibalik segala kepopuleran daerah Sentul, ternyata masih menyimpan keunikan lain yakni wisata alam di Sentul berupa air terjun atau curug. Dimana bahkan terdapat lebih dari 12 lokasi curug yang mempunyai keunikannya masing-masing. Akan tetapi dari sederet nama-namanya curug yang berada di Sentul, tentulah terdapat beberapa curug yang menjadi tujuan terfavorit bagi banyak para wisatawan. Salah satu curug yang cukup terkenal seperti Curug Leuwi Hejo. Mendengar akan keindahan dari tempat ini, membuat hati ini tergerak untuk mengunjungi secara langsung. Kebetulan tepat pada 29/11/2016, saya dan beberapa kerabat berkesempatan untuk datang berkunjung.

Keindahan yang dimiliki oleh Curug Leuwi Hejo mampu membuat siapapun berdecap kagum. Berlokasi di Desa Mangun Cileungsi, Karang Tengah, Babakan Mandang. Untuk akses menuju lokasi Curug Leuwi Hejo, sama seperti halnya untuk menuju Curug Kencana atau Curug Hordeng. Dimana sebagai cek point pertama, kamu diharuskan menuju pos pintu masuk Jungle Land, Sentul. Kemudian sesampainya di pos tersebut, tepat disisi kanan terdapat sebuah gang, belok kearah gang tersebut dan ikuti jalannya terus hingga kamu menemukan sebuah pecahan jalan. Ambil arah kiri dan kemballi ikuti jalannya hingga terus menanjak dan kamu akan melewati beberapa lokasi curug lainnya. Dari gang untuk masuk Curug Putri Kencana, kamu dapat lurus saja hingga menemukan sebuah gang masuk Curug Leuwi Hejo, yang ditandai oleh beberapa spanduk bertuliskan "Selamat Datang Di Wisata Alam Curug Leuwi Hejo".

jembatan
lewati jembatan ini

plang petunjuk
plang rute jalan
gang cuug kencana
dari gang masuk Curug Putri Kencana lurus ikuti jalan saja
gang curug leuwi hejo
gang masuk Curug Leuwi Hejo
Sesampainya di gang tersebut maka kamu akan menemukan sebuah pos masuk pertama, kemudian kamu akan dikenakan biaya retribusi untuk masuk sepeda motor sebesar Rp. 8000/motor dan untuk kendaraan bermobil biasanya dikenakan sekitar Rp. 15.000/mobil. Setelah menyelesaikan kewajiban tersebut, kamu akan berjalan kembali untuk menuju kawasan tempat parkir kendaraan. Tak terlalu jauh, terdapat pos masuk kedua yang akan kamu temui. Pada pos tersebut, kamu akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 15.000/orang. Mengunjungi Curug Leuwi Hejo memang lebih baik jika kamu menggunakan sepeda motor, pasalnya bila kamu menggunakan mobil maka kamu akan parkir di area parkir bagian depan sebelum pos masuk kedua. Hal tersebut secara otomatis membuat kamu diharuskan berjalan menurun terlebih dahulu dengan jarak sekitar +- 300 meter untuk menuju pintu masuk utama. Namun bila kamu menggunakan sepeda motor, kamu dapat memarkirnya di area parkir terakhir dekat pintuk masuk tersebut. Cukup menghemat tenaga bukan?

pos pertama
pos pertama

tiket
tiket pada pos masuk pertama
pos kedua
pos kedua
mengantri di pos kedua
antri pada pos masuk kedua
tempat parkir terakhir
suasana tempat parkir motor paling akhir
Pada kawasan wisata alam Curug Leuwi Hejo terdapat pula beberapa curug lainnya seperti Curug Cepet, Curug Leuwi Liuk dan Curug Barong. Seperti dalam penjelasan di atas, bahwasanya dari setiap air terjun memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri. Sehingga dapat mengunjungi ke beberapa lokasi curug akan menjadi sebuah paket liburan yang cukup lengkap, tentulah akan menjadi pengalaman seru kala berlibur di tempat ini.

Sebagai destinati pertama kali ini, saya mengunjungi terlebih dahulu lokasi Curug Cepet. Dengan lama perjalanan sekitar 30-50 menit, kamu akan menyusuri jalan setapak menaiki sebuah bukit. Dimana jalur yang akan dilalui berupa tanah dan bebatuan dengan type karakteristik yang tak terlalu terjal, namun tak landai pula, sehingga akan cukup mengeluarkan keringat, terlebih bilamana kamu adalah jenis orang yang kurang berolahraga. Seperjalanan menuju Curug Cepet kamu akan menemukan sebuah pos kembali, dimana pada pos tersebut kamu akan dikenakan biaya partisipasi untuk merawat kawasan wisata alam ini sebesar Rp. 5000/orang. Menurut petugas yang saya temui menuturkan, bila ingin menginap di kawasan ini kamu akan dikenakan biaya sekitar Rp. 40.000/orang, lalu untuk ijin berkemah dengan menggunakan tenda yang kamu bawa sendiri , sudah tak dikenakan biaya tambahan lagi. Dari semua biaya yang telah dikeluarkan untuk mengunjungi Curug Leuwi Hejo ini, total sekitar Rp. 28.000/orang (bila tidak menginap dan menggunakan sepeda motor). Sepintas biaya tersebut di nilai cukup wajar untuk sebuah tempat wisata alam yang sudah komersil.

petunjuk jalan
papan petunjuk

Setelah melewati pos tersebut dan berjalan tak terlalu lama, maka kamu akan menemukan sebuah jembatan bambu. Jembatan tersebut pertanda, bilamana kamu telah tiba di lokasi Curug Cepet. Di tempat ini terdapat sungai dengan berbagai ukuran batu yang terhampar. Curug Cepet mempunyai bentuk air terjun yang tak terlalu tinggi, kurang lebih hanya setinggi 1-1.5 meter saja yang langsung terjun ke dalam kolam sedalam 1 meter. Menurut warga penjual warung, letaknya yang diapit oleh tebing di sisi kanan dan kiri membuat curug ini dinamakan "Cepet". Sepintas memang curug ini kurang memiliki kelebihan, sehingga banyak dari para wisatawan yang datang beranggapan bahwasanya curug ini kurang menarik. Namun cukuplah untuk menjadi curug pembuka kala berada di kawasa wisata ini. Mencoba kesegarannya dengan berenang adalah hal wajib, dengan air kolam yang cukup jernih dan segar, membuat badan ini kembali fresh sehabis lakukan treking/berjalan kaki.

leuwi cepet
suasana Curug Cepet
curug cepet
byurrr... pemanasan di Curug Cepet dulu
Untuk destinasi selanjutnya, kamu dapat langsung menuju lokasi Curug Leuwi Liuk. Sebetulnya terdapat dua opsi untuk menuju tempat ini. 
  • Pertama kamu dapat menyebrangi aliran sungai, dengan cara berenang melewati kucuran Curug Cepet. Dengan menggunakan opsi ini maka kamu tak perlu berjalan darat yang diharuskan mendaki keatas terlebih dahulu, tentu itu akan menghemat waktu serta tenaga. Namun konsekuensinya bila kamu membawa barang, resiko basah akan menjadi permasalahannya.
  • Kedua kamu dapat menggunakan jalur darat yang berada disisi kiri Curug Cepet. Kamu dapat berjalan menaiki jalur menanjak yang telah dibuat berbentuk tangga. Dikarenakan jalur ini biasa digunakan para wisatawan sehabis berenang di Curug Cepet, maka tanahnya sedikit licin sehingga kamu diharuskan berhati-hati melangkah.
Tak lama berselang maka kamu akan menemukan lokasi Curug Leuwi Liuk. Memiliki bentuk aliran yang sungai yang melebar. Terdapat sebuah kolam dengan air yang berwarna hijau tosca berbentuk belok. Dari bentuk kolam tersebutlah nama Leuwi Liuk di ambil, yang memiliki arti "Leuwi adalah kolam" dan "Liuk adalah belok". Bila melihat dari ujung kolam, kamu tak akan melihat air terjun tersebut. Namun bila berenang ketengah, barulah diujung bentuk belok kolam terlihat sebuah air terjun setinggi 2-3 meter. Namun bagi yang kurang pandai berenang diharap berhati-hati karena kolam ini memiliki kedalaman sekitar 1.5-2 meter.

curug leuwi liuk
view Curug Leuwi Liuk dari atas

Dengan warna air hijau tosca dan kolam yang terapit oleh tebing tinggi, maka sepintas kamu akan teringat Green Canyon, Pangandaran. Ya, memang seperti itulah suasana Curug Leuwi Liuk yang cukup unik. Keunikan lainnya ialah dari bebatuan yang berada di sekitar curug ataupun aliran sungai, hampir kebanyakan tak terdapat lumut, cukup aneh memang mengingat batu-batu tersebut selalu basah oleh air. Bagi kamu yang cukup memiliki nyali dan ingin mencoba sensasi lainnya, kamu dapat melompat/cliff jumping dari tebing sisi kanan, dimana sudah diberikan tali yang memudahkan kamu naik. Dimana di tebing ini kamu bisa memilih sendiri lokasi dan ketinggian untuk melompat kedalam kolam. Kesan mendebarkan mungkin saat pertama dirasakan, namun setelah mencobanya dipastikan kamu akan ingin mencobanya kembali. Berenang sepuasnya dan berfoto ria merupakan hal wajib bilamana kamu berada di Curug Leuwi Liuk. Siapkan kamera underwater kamu, untuk mengabadikan setiap momentnya. Puas berada di kawasan curug ini, kamu dapat melanjutkan kembali petualangan kamu untuk menuju Curug Leuwi Hejo.

berfoto ria di leuwi liuk
berfoto ria dong

lompat di leuwi liuk
naik ke tebing sisi kanan Curug Leuwi Liuk


Kembali treking menyusuri jalur setapak, seraya melihat panorama alam indah berupa lereng bukit dan lembah menjadi bonus penyemangat langkah kaki. Tak lama berselang maka kamu akan menemukan pecahan jalur antara Curug Barong dan Curug Leuwi Hejo. Bila kamu ingin menghemat waktu, kamu dapat langsung menuju Leuwi Hejo dengan belok kekanan menuruni jalan. Gemericik suara air terjun menjadi pertanda bilamana kamu akan segera tiba di lokasi Curug Leuwi Hejo. Sesampainya di lokasi, kamu akan tersentak akan keindahan curug yang satu ini. Memiliki beberapa kolam berundak yang terbentuk dari susuan batu, serta air berwarna biru jernih seakan membuat diri tak sabar untuk berenang bersamanya. Asal mula nama curug ini awalnya dikarenakan warna air dari kolam air terjun ini, sehingga dinamakan "Hejo" yang berarti "Berwarna Hijau".

treking
yuk jalan lagi

berselfir ria
selfie dulu dong
pintu pos di leuwi hejo
pos Curug Leuwi Hejo
jembatan bambu
jembatan bambu menuju Leuwi Hejo
Penasaran akan pesonanya, cobalah berjalan naik keatasnya. Dimana terdapat sebuah air terjun setinggi 4-7 meter, begitu deras mengalir jatuh kedalam kolam sedalam sekitar 3.5 meter. Dikarenakan cukup dalam, kamu diharuskan berhati-hati. Bila ingin naik keatas air terjun tersebut, sudah dilengkapi tali pengaman yang dapat digunakan sebagai pegangan. Berdiri diatas Curug Leuwi Hejo, membuat bibir penuh dosa ini berdecap kagum. Melihat segala panorama alamnya dari ketinggian membuat takjub diri ini. Sebetulnya di atas curug ini terdapat sebuah air terjun yang tak terlalu tinggi, namun air terjun ini tak diberi nama. Berada di atas Curug Leuwi Hejo, tak di sia-siakan dengan mencoba sensasi melompat kembali. Adrenalin yang dirasakan memang 2x lipat jika dibandingkan saat mencoba melompat di Curug Leuwi Liuk sebelumnya. Dengan kedalaman kolam yang cukup dalam, memang memberikan tantangan tersendiri. Namun tak perlu khawatir, pasalnya begitu kamu melompat dan tercebur kedalamnya, kamu akan secara otomatis terdorong oleh aliran air ke sisi kolam, sehingga cukup aman.

berfoto di leuwi hejo
serunya Curug Leuwi Hejo
Bicara perihal fasilitas sebagai tempat wisata, Curug Leuwi Hejo sudah dilengkapi dengan fasilitas yang cukup memadai. Fasilitas yang dapat ditemui seperti toilet yang tersebar hampir diseluruh kawasan, musholah, tempat parkir yang cukup luas hingga pengawas tim SAR yang siap membantu. Untuk waktu berkunjung terbaik biasanya pada pagi mulai jam 09.00 WIB-17.00 WIB, dimana biasanya bila sore hari telah tiba akan ada seorang petugas yang akan menginformasikan. Lelah dan lapar setelah berpetualang, tak perlu khawatir telah tersedia banyak warung diseluruh area kawasan, sehingga kamu dapat bebas memilih.

papan pengumuman
papan peringatan
*Tips
  • Dikarenakan banyaknya lokasi curug, disarankan agar kamu dapat menjelajah kebanyak lokasi, sebaiknya kamu kunjungi terlebih dahulu Curug Cepet-Curug Leuwi Liuk-Curug Barong-Curug Leuwi Hejo. Dengan cara demikian kamu akan lebih menghemat tenaga, bila kamu lakukan secara mengacak, maka dipastikan kamu tak akan dapat mengunjungi kesemua tempat itu, pasalnya jalan akan memutari bukit.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman dan anti slip untuk treking.
  • Bila kamu kurang pandai berenang, sudah disediakan pelampung yang bisa kamu sewa.
  • Bila cuaca sedang buruk, segera tinggalkan lokasi curug demi keamanan.
  • Siapkan uang receh, pasalnya sepanjang jalan menuju gang masuk Curug Leuwi Hejo terdapat beberapa lokasi yang digunakan untuk praktek pungli. 
  • Bawalah baju ganti.
Setelah melihat segala potensi wisata yang ada di kawasan wisata alam Curug Leuwi Hejo, maka tak heran jikalau tempat ini termasuk sebagai wisata air terjun yang cukup populer di kota Bogor. Selain itu, tempat wisata di Sentul ini juga cukup terjangkau oleh banyak lapisan masyarakat, terlebih letaknya yang tak terlalu jauh dari pusat ibukota menjadikan curug ini menjadi destinasi wisata menarik bagi kaum urban. Sehingga patutlah rasanya memasukkan namanya dalam list tempat wisata di Bogor yang wajib untuk dikunjungi. 

Segala keindahan alam yang tersaji pada Curug Leuwi Hejo, menjadi tamparan yang membuat diri ini tersadar, semua itu belumlah seberapa jika dibandingkan dengan keindahan alam diluar sana. Keluarlah menjelajah alam yang luas, maka kamu akan menjelajah arti dari sebuah kehidupan. Niscaya kamu pun akan mengerti akan kebesaran Tuhan, walaupun manusia adalah mahluk lemah yang terkadang tersesat dan sering berburuk sangka terhadap Sang Khalik. Sebetulnya setiap hadiah tak selalu terbungkus dengan indah, kadang Tuhan membungkusnya dengan sebuah masalah, tetapi di dalamnya tetap ada berkah. Semua itu adalah bukti bahwasanya Tuhan adalah sebuah Zat Adigdaya Maya Penyayang, hanya saja manusia yang tak pernah mengerti. Sebetulnya karunia paling berarti yang dihadiahkan oleh Tuhan dalam hidup ini bukanlah berupa barang, melainkan kesempatan. Semoga kelak kita menjadi pribadi yang cerdas, yang tak akan menyia-nyiakan setiap kesempatan yang telah diberikan.

Kamis, 24 November 2016

Berwisata ke Curug Hordeng Dan Curug Ciburial | Air Terjun Di Sentul Bogor

Curug Hordeng merupakan nama dari salah satu curug atau air terjun yang berada di Sentul, Bogor. Suasana yang masih sangat asri dan alami, akan mampu membuat siapapun terkagum akan panorama alamnya. Suara gemericik dan jernihnya air, seakan menggoda untuk sesegera mungkin berenang menikmati kesegarannya.

Seperti yang telah diketahui oleh khalayak umum, bahwasanya kota Bogor memang mempunyai keunggulan alam berupa wisata air terjun Bogor. Tersebar hampir diseluruh wilayahnya, tak terkecuali daerah Sentul. Menyimpan banyak potensi wisata alamnya yang mampu membuat para wisatawan berdecap kagum. Selain karena potensi yang dimiliki, faktor pendukung yang membuat wisata air terjun di Sentul sangat ramai diserbu oleh wisatawan adalah jaraknya yang cukup dekat dari Jakarta, kemudian biaya yang dibutuhkan pun cukup terjangkau oleh banyak lapisan masyarakat. 

Jika sebelumnya saya telah mengulas tentang wisata Curug Putri Kencana, maka kali ini masih dalam satu kawasan yaitu Curug Hordeng akan menjadi sorotan dalam konten artikel kali ini. Melihat segala potensi wisata ditempat ini, maka tak mengherankan bilamana nama Curug Hordeng menjadi lokasi favorit bagi banyak orang untuk sekedar bersenang-senang dan melepas penat dari segala tuntutan hidup sehari-hari. Bagaimana tertarik untuk berkunjung ke Wisata Curug Horden? ada baiknya kamu baca lebih details terlebih dahulu.

Pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas perihal liburan ke Wisata Curug Hordeng atau air terjun di Sentul Bogor. Semoga kiranya dapat berguna bagi kamu dan para pembaca yang budiman lainnya.

curug hordeng
welcome to Curug Hordeng

Terletak tak jauh dari Curug Leuwi Hejo dan Curug Putri Kencana atau tepatnya di Desa Cibereum Cibadak, Sentul, Bogor. Sebenarnya untuk menuju lokasi Curug Hordeng kamu dapat menggunakan beberapa opsi jalur yang dapat digunakan seperti dibawah ini.

  • Dari arah Sentul, ikuti arah menuju Jungle Land kemudian ikuti arah menuju Gunung Pancar. Lurus saja ikuti jalan, hingga kamu menemukan banner/baliho yang bertuliskan nama-nama curug. Sudah banyak papan petunjuk rute jalan yang dapat kamu ikuti, hingga menemukan sebuah pertigaan. Dari pertigaan tersebut belok kanan ke arah Desa Loji atau Cibereum. Kemudian terus naik hingga menemukan pos pintu masuk.
  • Dari arah Jonggol, bila kamu dari arah Jonggol, kamu dapat menggunakan jalur dengan rute Jonggol-Sukamakmur-Cibadak-Cibereum.
  • Dari arah Citerep, kamu dapat menggunakan rute jalan dari Citerep-Tajur-Cibadak-Cibereum.
Untuk perihal biaya masuk, kamu akan dikenakan biaya retribusi sekitar RP. 15.000/orang dan untuk kendaraan motor sekitar Rp. 5000/motor. Setelah membayar biaya yang diharuskan maka dari lokasi parkir itulah, kamu akan melanjutkan perjalanan berjalan kaki/treking menyusuri pemukiman warga dan area persawahan. Untuk estimasi lamanya treking sekitar 30-40 menit, dengan bonus view hamparan padi yang dilatar belakangi bukit-bukit terasa menyejukkan mata. Jalur yang dilalui mempunyai kebanyakan tekstur berbatu, sehingga sesekali terasa licin karena lumut. Kemudian beberapa tanjakan pun dilalui masuk kedalam bukit menembus hutan. Untuk type karakteristis jalur wisata curug Bogor yang satu ini, memang seperti melakukan pendakian sama halnya jika kamu datang mengunjungi Curug Cibadak di suaka elang Loji Bogor.

pos masuk
pos pintu masuk
petunjuk jalan
petunjuk jalan
Dalam seperjalanan nantinya kamu akan menemukan pecahan jalur antara Puncak Simasigit dan Curug Kembar. Untuk bermalam, kamu dapat melakukan camping di Puncak Masigit, area tersebut memang diperuntukkan sebagai camping ground. Seperti halnya saya, yang datang dan camping terlebih dahulu, barulah ketika pagi datang treking kembali menuju lokasi curug.

Nama Curug Hordeng memang tergolong unik, bilamana digunakan untuk nama dari sebuah air terjun. Menurut salah seorang warga sekitar yang menuturkan bahwa hal tersebut bukan karena tanpa sebab, pasalnya dari bentuk kucuran air terjun yang memiliki bentuk melebar yang menyerupai bentuk sebuah tirai atau hordeng. Memiliki beberapa kolam alami yang terbentuk dari susuanan bebatuan, seakan menjadi jacuzzi alami. Di lokasi Curug Hordeng, tepat diatasnya terdapat sebuah air terjun yang cukup besar. Namun biasanya para wisatawan lebih senang berada di Curug Hordeng, dikarena aman digunakan untuk berenang. Aliran sungai yang cukup deras mengalir hingga jatuh melalui curug, terlihat begitu indah. Penasaran dengan derasnya, cobalah berdiri dibawah kucurannya, seakan badan ini seperti sedang dipijat.

segarnya air curug
segarnya Curug Hordeng

berenang di curug hordeng
berenang sepuasnya di Curug Hordeng
suasana curug hordeng
suasana Curug Hordeng bikin betah lama-lama
Curug Hordeng memang dikatakan salah satu curug yang cukup populer dikalangan para travellers, melalui sosial media. Biasanya banyak dari mereka yang mengunggah foto dengan pose sedang duduk bersantai diatas hemock yang dibentangkan. Oleh karena itu, datang ke Curuh Hordeng tak afdol jika tak berfoto demikian. Siang hari mulai menjelang, namun belum puas bermain air? tak perlu khawatir, sebenarnya masih terdapat 3 curug lainnya, seperti Curug Ciburial, Curug Kembar dan Curug Leuwi Buluh Lesueng. 
  • Curug Ciburial, pada lokasinya terdapat 3 buah air terjun yang dapat dinikmati. Namun untuk berenang yang digunakan hanya kolam pada curuh ke-2 yang berada di tengah, dengan kedalaman sekitar 2 meter. Tak perlu khawatir, bagi kamu yang kurang pandai berenang, kamu masih dapat aman bermain air dengan berpegangan pada tali pengaman yang telah disediakan.
  • Curug Kembar, seperti namanya curug ini memiliki 2 aliran air terjun yang berdampingan, seakan seperti kembar. Namun banyak para wisatawan yang beranggapan curug ini kurang menarik.
bermain hemock
bersantai ria

berfoto ria
berfoto ria adalah hal wajib

Bermain air terasa begitu menyenagkan, keseruannya akan mampu membius siapapun terbawa oleh suasana ceria. Bersama para sahabat menghabiskan waktu libur berwisata ke tempat wisata di Sentul yang satu ini sangat direkomendasikan. Tak salah memang jika Curug Hordeng begitu hangat dibicarakan para penggemar kegiatan outdoor.

*Tips
  • Hati-hati melangkah pada jalur menuju lokasi air terjun.
  • Gunakan jenis sendal gunung agar nyaman untuk melangkah.
  • Bila cuaca mendung, segera tinggalkan lokasi curug.
  • Bawalah baju ganti
Kamu dapat membaca juga tentang Tempat Wisata Di Bogor 

Melihat segala keindahan Curug Hordeng, membuat diri ini tersadar akan indahnya hidup. Merasakan kedamaian sesungguhnya tanpa dibuat-buat, sesungguhnya itu adalah hal yang mahal. Bahkan tak jarang, manusia rela melakukan apapun demi mendapatkannya. Tak SALAH memang, namun bisa dikatakan pula kurang BIJAK. Pasalnya kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup, merupakan suatu hal yang dirasakan tulus dan jujur dari dalam hati. Jika terkadang logika mulai bicara, namun hati berkata lain. Sesungguhnya itu adalah diri mu yang sebenar-benarnya.

Selasa, 22 November 2016

Segarnya Wisata Di Curug Putri Kencana | Air Terjun Di Sentul Bogor

Curug Putri Kencana atau yang dikenal juga dengan air terjun Putri Kencana memang memberikan pengalaman seru saat bermain air di kolam alami. Dengan kesegaran air yang menyatu dengan alam yang masih asri membuat siapapun betah untuk berlama-lama di tempat ini.

Wisata air terjun di Bogor atau curug di Bogor memang cukup banyak, tak mengherankan memang. Pasalnya dengan kondisi goegrafis dataran tinggi dan terdapat beberapa gunung seperti Gunung Salak, Gunung Gede dan juga beberapa gunung lainnya. Membuat kota Bogor menjadi pusat hilir air yang cukup pening dirasakan keberadaannya. Khusus untuk dearah Sentul pun, banyak pula terdapat lokasi tempat wisata air terjun di Sentul yang dapat dijadikan beberapa rekomendasi bagi kamu yang ingin berlibur dari penat rutinitas ataupun sekedar menghabiskan waktu libur. 

Letaknya yang tak terlalu jauh dari pusat ibukota seperti Jakarta, ataupun beberapa kota pendukung seperti Bogor, Bandung, Sukabumi ataupun kota-kota lainnya, menjadikan alasan terlogis tempat wisata ini selalu ramai diserbu oleh para wisatawan. Selain alasan tersebut, terdapat pula banyak pilihan air terjun/curug yang dapat dipilih, letak lokasinya pun juga cukup saling berdekatan, sehingga dapat dicapai dalam satu hari atau one day trip. Khusus bagi kamu yang mempunyai kegemaran akan kegiatan outdoor, mengunjungi beberapa air terjun di Sentul ini tak boleh dilewatkan, pasalnya selain bisa puas bermain di kolam air terjun, kamu juga dapat bercamping ceria di area camp ground yang sudah tersedia. Seru bukan? Namun sebelumnya, ada baiknya kamu simak terlebih dahulu konten artikel kali ini.

Pada siang hari ini, saya akan memaparkan secara detail perihal segarnya wisata di Curug Putri Kencana atau air terjun di Sentul Bogor. Semoga informasinya dapat berguna dan membantu bagi kamu ataupun para pembaca budiman lainnya, yang ingin berlibur di tempat wisata cantik ini.

camping ceria di curug putri kencana
camping ceria di Curug Putri Kencana

Seperti pada penjelasan di awal yang menyatakan bahwasanya terdapat banyak lokasi air terjun di sekitar Sentul yang dapat kamu pilih. Diantara lain contohnya seperti Curug Luewi Hejo, Curug Luewi Pariuk, Curug Luewi Demang, Curug Putri Kencana dan masih banyak lagi curug-curug lainnya. Namun khusus pada hari ini, saya akan lebih menitik beratkan pada wisata Curug Putri Kencana. Pasalnya dari sederet nama lokasi air terjun, tentulah memiliki beberapa nama air terjun terfavorit yang sering dikunjungi oleh banyak para wisatawan. Oleh karena alasan tersebutlah, nama Curug Putri Kencana layak dimasukkan dalam lits liburan kamu, mengingat segala potensi yang dimilikinya sehingga mampu menarik banyak minta orang untuk mengunjunginya secara langsung. 

Letaknya di sebelah kanan sebelum Curug Leuwi Hejo, atau tepatnya dari arah Sentul menuju Jungle land Sentul. Kemudian setelah menemukan pintu masuk utama Jungle land, arahkan kendaraan kamu untuk ambil arah kanan menuju permukiman warga. Setalah itu akan ada pecahan jalan untuk menuju Gunung Pancar dan Pemandian Air Panas. Kamu dapat ambil arah kiri ke arah Gunung Pancar/Ecopark, lalu ikuti saja jalan tersebut hingga menemukan jembatan dan kamu dapat belok kanan ke sebuah gang, yang tak jauh dari jembatan tersebut untuk sampai di Curug Putri Kencana. Disekitar jembatan tersebut pun sudah banyak petunjuk rute jalan menuju Curug Putri Kencana. Jika kamu ingin menuju Curug Leuwi Hejo/Curug Barong, dari jembatan tersebut kami dapat lurus saja dan ikuti papan rute petunjuknya. Cukup mudah bukan?

jembatan
lewati jembatan ini

Sesampainya di tempat parkir kendaraan, maka sampailah kamu di kawasan Curug Puri Kencana. Namun sebelumnya kamu akan dikenakan biaya retribusi untuk tiket masuk sekitar Rp. 15.000/orang dan parkir kendaraan Rp. 5000/motor. Setelah mengurus segala biaya retribusi tersebut, maka kamu akan langsung memulai perjalanan trekking menuju lokasi curug Putri Kencana. Semangat mulai terpacu menapaki jalan setapak sepanjang sekitar 500 meter. Jalur dengan kontur tanah dan diawali dengan masuk ke area perkampungan warga serta persawahan, menemani diawal perjalanan ini. Pada titik-titik tertentu pada jalur terdapat tanah merah yang bilamana musim penghujan tiba, akan menjadi licin pastinya. Kemudian bilaman kamu yang berniat untuk bermalam, kamu dapat bercamping ceria di area campground yang sudah disediakan. Pihak pengelola memang telah mempersiapkan segala kebutuhan para wisatawan seperti area camp yang cukup luas, bersih dari sampah hingga fasilitas toilet dan juga musholah. Untuk biaya ijin mendirikan tenda, kamu hanya akan dikenai sekitar Rp. 25.000/tenda.

pos masuk
pos pintu masuk

Curug Putri Kencana
tiket masuk
petunjuk
petunjuk jalan
pecahan jalan
pecahan jalur
Perihal untuk urusan perut bagi yang sedang lapar, tak perlu khawatir rasanya. Pasalnya terdapat beberapa warung yang siap menyambut kedatangan kamu. Bagi kamu yang ingin camping, kamu pun dapat membeli bebarapa makanan sekedar untuk melengkapi perlengkapan logistik kamu. Terdapat pula warung yang dilengkapi dengan bale-bale bambu yang memiliki view menghadap ke air terjun/curug. Berjalan kaki/trekking sekitar 20-30 menit, kamu akan menemukan Curug Cikujang, dengan tinggi sekitar 4 meter dan memiliki aliran dari sungai sadon. Kemudian kamu akan menyusuri tepi sungai untuk menuju Leuwi Pariuk dan Leuwi Damang. Setelah melewatinya maka kamu akan sampai di Curug Putri Kencana dan diakhir terdapat Curug Leuwi Cibaliung.

berenang di curug putri kencana
berenang yuk

segarnya air curug
segarnya Curug Putri Kencana
bersantai di curug putri kencana
santai ria kawan

Kolam-kolam alami yang berundak-undak terbentuk dari susunan bebatuan dengan berbagai ukuran dan warna air tosca yang jernih, seakan memanggil untuk sesegera mungkin berenang didalamnya. Terlebih memang kondisi badan yang mulai menurun dikarenakan lelah seperjalanan, pastinya akan segar kembali. Kesegaran air kolam yang berasal langsung dari aliran air terjun tak perlu dipertanyakan lagi bukan? tentu saja membuat siapapun betah berlam-lama berenang di Curug Kencana ini. Bagi yang ingin sedikit memacu adrenalin, kamu dapat mencoba sensasi melompat kedalam kolam dari atas jembatan bambu dekat area camping. Sebetulnya terdapat pula sekitar 5 air terjun/curug lainnya di kawasan Curug Putri Kencana. Sehingga kamu pun dapat puas menjelajah ke semua air terjun dalam satu kawasan, ke 5 curug tersebut ialah Curug Pariuk atau sering disebut juga dengan Curug Luewi Pariuk, Curug Luewi Demang, Curug Luewi Baliung, Curug Luewi Panjang dan Curug Love. Untuk Curug Love, merupakan curug terjauh dengan waktu tempuh sekitar 40-60 menit berjalan kaki. Jalurnya akan melewati hutan bambu untuk menuju lokasinya.

selamat pagi
ngopi yuk

Melihat segala potensi yang dimiliki rasanya pantaslah, jika nama Curug Putri Kencana dimasukkan dalam list tempat wisata di Bogor, yang patut untuk dikunjungi. Senang rasanya hati dapat sedikit menyatu dengan alam, memberikan sejuta ketenangan kala berada di tempat wisata Sentul yang satu ini.

*Tips
  • Gunakanlah alas kaki yang baik, nyaman dan anti slip. Bila menggunakan sendal, gunakanlah jenis sendal yang memiliki tali di bagian belakang.
  • Siapkan uang receh, untuk solusi bilamana dijalan menuju lokasi terdapat aksi pungli yang dikenakan.
  • Bila kamu menggunakan provider 3, maka tidak ada sinyal dikawasan curug.
Berdiri memandang alam sekitar Curug Putri Kencana, membuat diri ini terkagum dan bibir yang penuh dosa ini mengucap syukur. Sebenarnya alam telah menyediakan semua kebutuhan kita. Untuk keinginan kita pun alam telah menyiapkannya. Hanya saja, semua itu perlu sedikit usaha untuk mencarinya. Renungilah tentang alam semesta ini, walaupun manusia mampu hidup jutaan tahun, belum tentulah dapat mengungkap segala rahasia alam. Maka barulah kamu akan terkesima dengan luasnya hikmah yang belum sempat kamu petik. Pada saat mencapai titik itulah, bahwasnya dibalik semua ini, hadirlah sosok Sang Pencipta dengan segala kebesaranNya. Bersyukur adalah hal wajib untuk selalu ingat akan padaNya.

Kamu dapat juga membaca Kenpark Surabaya 

Demikianlah ulasan kali ini perihal segarnya wisata di Curug Putri Kencana atau air terjun di Sentul Bogor. Semoga apa yang telah disampaikan dapat dijadikan sumber referensi, sehingga diharapkan akan mendapatkan tempat di hati para pembaca yang budiman sekalian.

Rabu, 09 November 2016

Wisata Suaka Elang Bogor | Tempat Camping Kampung Loji Cigombong Sukabumi

Suaka Elang merupakan sebuah wisata berbasis edukasi yang menyuguhkan pengalaman seru dapat berinteraksi langsung dengan salah satu predator terbesar di udara seperti burung Elang. Mengingat ada beberapa jenis dari burung besar ini yang sudah tercatat dalam buku merah yang masuk dalam kategori terancam punah. Sadar akan tersebut, maka ada baiknya jika kamu dapat mengetahui sedikit informasi tentang burung elang beserta habitatnya, sehingga kelak diharapkan dapat ikut berperan serta dalam menjaga segala ekosistem di tanah bumi ibu pertiwi.

Tempat penangkaran burung elang yang berlokasi terdekat dari pusat ibu kota Jakarta ialah berada di Kampung Loji, Bogor. Selain bisa mendapatkan beberapa informasi terkait satwa yang satu ini, kamu pun dapat berwisata untuk menyegarkan kembali pikiran dari penat akan rutinitas sehari-hari. Memiliki suasana yang masih sangat asri dan udara yang sejuk menjadikan wisata alam Bogor, seakan tak ada habisnya memberikan suguhan pilihan lokasi berlibur bagi kamu dan sanak family ataupun para sahabat. 

Bagi kamu yang mempunyai kegemaran kegiatan outdoor, mengunjungi Suaka Elang Loji tak boleh dilewatkan. Pasalnya selain memiliki suasana asri, di tempat ini pun menyediakan sebuah fasilitas area berkemah/camping ground yang cukup luas. Selain itu, untuk menuju lokasi area camping maka diharuskan berjalan kaki/treckking menyusuri jalan setapak dan kemudian naik menuju kawasan bukit. Ditambah kamu pun dapat mengunjungi sebuah air terjun/curug yang memiliki aliran dari Gunung Salak. Sangat seru bukan? Oleh karena itu mengingat segala potensi yang dimiliki, nama suaka elang loji rasanya patut dimasukkan dalam list daftar tempat wisata Bogor. Bagaimana tertarik untuk dapat mengunjungi langsung tempat ini? ada baiknya kamu simak terlebih dahulu atikel saya kali ini.

Pada sore hari ini, saya mengulas perihal wisata Suaka Elang Bogor atau tempat camping Kampung Loji Cigombong Sukabumi. Semoga informasinya dapat membantu dan berguna bagi kamu ataupun para pembaca budiman sekalian.

camping di suaka elang
camping ceria di Suaka Elang Kampung Loji
Mendengar namanya yang cukup sering diperbincangkan oleh beberapa teman penghobi kegiatan outdoor, membuat diri ini penasaran akan tempat yang satu ini. Sehingga kebetulan 07/11/2016 saya memiliki kesempatan untuk mengunjungi Suaka Elang Loji ini. Terletak di Desa Loji, Ciburayut, Bogor, Sukabumi dengan akses yang terbilang tak begitu jauh dari Jakarta menjadikan tempat wisata ini kerap dijadikan pilihan untuk berwisata. Jika dalam beberapa kesempatan yang lalu saya telah mengulas wisata Bukit Alesano, Bogor. Maka kali ini saya akan mengulas Suaka Elang Loji. Untuk dapat menuju lokasinya sebenarkan dapat melalui dua opsi rute yang dipilih seperti dibawah ini. 
  • Pertama melalui rute Jln. Raya Sukabumi. Bila kamu menggunakan mode transportasi umum, kamu dapat menuju Terminal Baranang Siang, Bogor. Kemudian kamu dapat menggunakan angkutan umum jurusan Sukabumi dan turun di Pasar Caringin. Setibanya di pasar, kamu dapat lanjut menggunakan jasa ojek dan mintalah untuk mengantarkan ke Kampung Loji.
  • Kedua melalui rute Bogor. Kamu dapat menuju kearah lokasi Argowisata Warso Farm ataupun Bukit Alesano. Karena untuk menuju Suaka Elang Loji, kamu akan melewati dua tempat wisata ini. Dari pusat kota Bogor, kamu dapat langsung menuju ke arah Stasiun Batu Tulis, kemudian ikuti jalan hingga bertemu dengan pertigaan yang terdapat sebuah jembatan besar disisi kiri jalan. Belok kiri lewati jembatan tersebut dan kuti saja jalan ke arah Cijeruk, Bogor. Setelah kamu menemukan Warso Farm maka tetap ikuti jalan lurus hingga menemukan sebuah plang kecil bertuliskan "Loji" disisi kanan jalan. Setelah menemukan plang tersebut belok kanan dan ikuti jalan tersebut hingga menemukan sebuah plang kecil kembali bertuliskan Suaka Elang. 
plang rute jalan loji
plang kecil disisi kanan jalan
Jika kamu telah sampai diplang tersebut, akses jalan akan berubah menjadi bebatuan dan sedikit menurun. Ikuti plang/rambu rute jalan yang telah disediakan pihak pengelola dan warga setempat hingga kamu menemukan sebuah lapangan cukup luas yang dijadikan sebagai lokasi parkir. Sebetulnya dahulu untuk dapat masuk kekawasan Suaka Elang Loji, kamu dapat menggunakan pintu masuk yang dikelola oleh pihak perhutani, terletak disisi kanan dari plang rute jalan terakhir. Namun sayangnya entah karena alasan penyebabnya, pintu masuk tersebut telah ditutup oleh pihak perhutani kurang lebih satu tahun yang lalu. Oleh karena alasan tersebut, maka para warga sekitar berinisiatif untuk membuat akses masuk yang baru. Sehingga kamu dapat menggunakan akses masuk tersebut, seperti halnya saya. Kamu dapat memarkirkn kendaraan kamu dilapangan dan kamu akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 10.000/motor, jika kamu berniat untuk bermalam kamu akan dikenakan biaya lebih sebesar Rp. 25.000/motor (harga tersebut sudah termasuk biaya ijin untuk mendirikan tenda). Tak perlu khawatir, menurut seorang warga yang menjaga tempat parkir tersebut bernama Abah Uut, beliau menuturkan tak perlu khawatir akan keamanan kendaraan kamu. Pasalnya para warga yang tergabung dalam penjaga sekaligus pengelola tempat parkir, mereka secara bergantian dengan jumlah sekitar 6 orang berjaga 24 jam setiap harinya. Abah Uut pun sempat bercerita bahwasanya, mereka tak dapat bantuan tenaga atau dana untuk mengelola tempat parkir ini. Tempat parkir ini buka sejak Januari 2016, dengan rata-rata jumlah sepeda motor dapat mencapai sekitar 300-400 motor kala waktu weekend tiba. Umumnya mereka datang untuk dapat berkemah hingga pagi hari.

menuju suaka elang loji
menuju Suaka Elang Loji
akses jalan
akses jalan yang parah
pintu masuk via perhutani
gerbang merah merupakan pintu masuk via perhutani
rute petunjuk
plang petunjuk jalan
lokasi parkir
suasana lokasi tempat parkir kendaraan
Seperti pada penjelasan diawal yang menuturkan bahwasanya sangat pas bila kamu mempunyai hobi kegiatan outdoor. Pasalnya jika kamu masuk melalui jalur via tempat parkir tersebut, kamu akan dapat merasakan sensasi berjalan kaki/trekking menyusuri kawasan Suaka Elang Loji. Jalurnya yang pada awalnya masuk kearea rumah warga, terdapat pula setidaknya dua buah warung yang dapat kamu gunakan untuk melengkapi perbekalan logistik. Menurut pemilik warung para warga disini berjumlah 13 rumah. Bila kamu datang dimalam hari dan keadaan warung sudah tutup, tak perlu segan untuk mengetuk pintu saja. Mereka akan siap untuk memenuhi segala kebuuhan kamu. Setelah melewati area perkampungan para warga, kamu akan menyebrangi sebuah aliran sungai kecil untuk dapat masuk kekawasan hutan pinus. Jalur trek yang dilewati pun akan sedikit berubah menanjak. Untuk total jarak yang akan dilalui dari lokasi parkir ke area camping sekitar 1.5 Km, perihal waktu yang dibutuhkan sifatnya bervariasi. Pasalnya untuk stamina setiap orang berbeda-beda bukan? Sebelum lanjut, kamu juga dapat melihat dalam format video tentang Wisata Suaka Elang Loji.

rute petunjuk2
plang petunjuk menuju area camping
Setelah melewati jalur tersebut, kamu akan menemukan sebuah pos pengawas hutan yang terletak disisi kiri jalur. Kemudian jika diperhatikan disisi kanan, terdapat sebuah jembatan gantung yang menghubungkan bilamana masuk dari pintu masuk yang dikelola oleh pihak perhutani. Jembatan gantung tersebut merupakan spot terfavorit para pengunjung berfoto kala datang ketempat ini. Disebrang jembatan tersebut dapat terlihat jelas setidaknya 5 sangkar untuk merawat burung elang. Kemudian terpadat pula sebuah bangunan yang digunakan sebagai pos registrasi yang terdapat sebuah dek/panggung terbuat dari kayu. Namun dikarenakan tutupnya pihak perhutani selaku pengelolatempat ini setahun yang lalu, sehingga menyebabkan keadaan dek tersebut tak rawat kembali. Keadaannya lapuk dan sangat memperhatinkan, padahal dapat dibayangkan saat berdiri di dek tersebut menikmati sejuknya udara dan suasana asri dari hutan pinus pastinya akan menyenangkan sekali.
pos penjaga
pos pengawas area camping
pos registrasi perhutani
view pos registrasi Perhutani dan dek yang telah hancur
elang
burung elang brontok
jembatan
berfoto ria dijembatan gantung
Tempat camping Loji, memanglah begitu seru kala dapat berkemah ditempat ini. Dengan suasana riimbun hutan punus serta beberapa fasilitas seperti toilet dan tempat sampah yang telah disediakan pihak pengelola. Tak perlu khawatir akan hewan liar yang biasanya banyak terdapat di hutan untuk tempat wisata camping Bogor ini sangatlah aman. Diarea camping pun sangat bersih, tak ada satu sampah pun yang saya temui. Sehingga patutlah rasanya untuk ikut serta tetap menjaga kebersihan tempat ini. Lokasi perkemahan cukup luas dan berundak-undak diantara pohon-pohon pinus tinggi menjulang. Setelah memilih lokasi yang digunakan untuk mendirikan tenda, segeralah saya bergegas dikarenakan malam akan segera menjelang. Cuaca dingin dapat dirasakan saat malam hari kian larut, sehingga setidaknya dapat mengobati rindu akan cuaca dingin ala pegunungan. Jika biasanya untuk mendapat moment seperti ini, diharuskan mendaki gunung terlebih dahulu namun kali ini berbeda halnya. Bila harus mendaki gunung mungkin karena banyak terhalang oleh sebab, seperti tak dapat jatah libur kerja yang cukup ataupun keadaan fisik dan lain-lainnya. Berkemah di Suaka Elang dapat menjadi jawaban yang tepat untuk permasalahan tersebut.

rute petunjuk3
plang petunjuk area camping dan curug cibadak

lokasi camping ground
suasana area camping
Melewati malam denga canda gurau para sahabat, seakan menjadi penghibur tersendiri. Kala ditengah obrolan ringan dan meminum kopi hangat menjadi penghangat yang sangat pas malam ini. Dikarenakan saya datang dikala weekday, maka hanya ada tenda saya saja yang berdiri ditengah hutan pinus ini. Rasanya begitu bebas dan leluasa tanpa harus takut mengganggu siapapun. Sesekali terdengar dengan jelas suara burung elang saling bersaut-sautan, memecah kesunyian malam. Damai dan suasana riang kami rasakan seakan menjadi mood boster merubah perasaan dan hati menjadi ceria kembali.

berkemah di suaka elang
suasana ceria malam kami
Mentari pagi mulai merambat dicela-cela pohon pinus yang cukup rapat. Sinarnya yang menerangi menjadikan pertanda bagi kami untuk tersadar dari tidur. Suaka Elang Loji memang belum selesai memberikan bonus bagi para pelancongnya, masih terdapat satu bonus yang cukup disayangkan bilamana dilewatkan, yaitu sebuah curug/air terjun. Untuk dapat sampai di lokasi air terjun Cibadak, kamu diharuskan berjalan kaki/trekking kembali menyusuri kawasan hutan pinus. Jalur yang akan dilalui memang dikatakan cukup untuk kembali mengobati rasa rindu kamu akan mendaki gunung. Sepanjang perjalanan dapat ditemui bebatuan dengan berbagai ukuran dan tanjakan-tanjakan yang cukup menguras tenaga, bahkan tatkala memaksa dengkul bertemu dengan dada. Kemudian terdapat sebuah jembatan kayu disisi jurang yang cukup memacu adrenalin. Setelah melewati segalanya maka dari kejauhan mulailah terdengar gemericik air yang menjadi pertanda lokasi curug sudah dekat. Semangat kembali mulai dirasakan kala melihat dari kejauhan air terjun Cibadak. Sepintas air terjun ini memang tak memiliki aliran yang cukup besar. Mungkin bilamana umumnya air terjun mempunyai aliran air yang terjun langsung dari ketinggian, maka berbeda dengan yang satu ini. Air terjun Cibadak, tak memiliki aliran air yang cukup deras, bahkan bisa dikatakan seakan mengalir mengikuti jalur bebatuan yang telah terbentuk. Cukup unik bukan? selain keunikan tersebut, dari atas bagian air terjun terbelah menjadi dua bagian aliran air. Sehingga semakin membuat cantik air terjun ini. Air terjun Cibadak terletak di ketinggian sekitar 900 mdpl dan termasuk dalam kawasan kaki Gunung Salak.

jalur yang terus menanjak
menuju air terjun Cibadak
menuju air terjun
jalan yang terus menanjak
air terjun cibadak2
berfoto ria
berfoto di air terjun cibadak
berfoto dengan background air terjun
Berada dilokasi air terjun, tak lupa saya memanfaatkannya untuk dapat mandi. Menghilangkan keringat ditubuh dan rasa lelah, seakan dalam sekejap hilang karena kesegaran air. Secara bergantian kami berenang disebuah kolam yang tepat berada dibawah air terjun disisi kiri. Pada saat bersamaan pula kami sempat bertemu dengan beberapa santri yang mengaku berasal dari Pondok Pesantren Loji. Menurut mereka berenang di air terjun ini cukup aman, namun tetap diharuskan berhati-hati. Pasalnya seperti yang telah diketahui banyak kejadian bilamana berenang di kolam air terjun. Kolam yang kami gunakan untuk berenang memang tak terlalu besar, hal tersebut menjadi salah satu faktor kami memberanikan diri, walaupun kolam tersebut kecil namun sebenarnya kedalamannya bisa menjadi 2.5-3 meter dan memiliki dasar yang lebih besar dari bentuk kolam diatasnya. Dengan luas kolam hanya sekitar 1-1.5 meter inilah kami dapat berpegangan. Puas berfoto dan mandi, kami pun bergegas kembali ke area camping.

air terjun cibadak
menuju lokasi air terjun Cibadak
berfoto ria
berfoto di sisi kanan air terjun
selfie di air terjun
berselfie ria di air terjun Cibadak
mandi di air terjun
berenang di air terjun Cibadak
berenang bersama di air terjun
byurrr... segarnya air Curug Cibadak
berenang di air terjun
serunya berenang di kolam air terjun

Menikmati suasana asri dan panorama alam indah yang dimiliki oleh Suaka Elang Loji, terasa begitu menyenangkan. Keseruan yang terasa membuat diri ini menjadi seakan terefresh dari segala kepenatan. Berfoto adalah hal wajib kala berkunjung kesuatu tempat yang baru, hal tersebutpun kami lakukan, sekedar menjadi sebuah koleksi pribadi ataupun mengupload dijejaring sosial. Tak salah memang jika menjadikan tempat ini sebagai salah satu tempat wisata Sukabumi yang patut untuk dikunjungi.

*Tips
  • Bila menggunakan kendaraan mobil, jangan gunakan jenis kendaraan sedan mengingat jalurnya cukup terjal.
  • Gunakan hp smartphone untuk pegangan panduan menuju lokasi Suaka Elang Loji.
  • Janganlah membuat api di area camping, pasalnya mengingat kawasan ini adalah hutan pinus yang dapat cepat menyambar bilamana tersulut oleh api.
  • Jika ingin mengunjungi Air Terjun Cibadak, kamu tak perlu membongkar tenda. Agar lebih efektif barang-barang dapat diletakkan dapat tenda.
  • Bila ingin berenang di air terjun, janganlah berenang dibawah kucuran air terjun. Karena kita tak tau sewaktu-waktu air besar dapat pula mengalir dan menciptakan pusaran air yang bisa saja dapat menyedot apapun termasuk diri kamu kedalamnya.
Melihat segala keindahan alam yang tersaji di Suaka Elang Loji, seakan menjadi cerminan diri ini untuk dapat selalu merasa kecil, jika dibandingkan dengan alam semesta. Dengan segala kuasaNya Tuhan telah menciptakan alam semesta dengan segala keindahannya. Jika dihitung sudah berapa banyak waktu yang telah kita habiskan, berapa banyak nikmat yang telah kita terima, dan berapa banyak rasa syukur yang kita berikan padaNya? Karena manusia itu selalu menginkan yang lebih, maka bersyukur adalah salah satu cara agar kita tak berlebihan dalam meminta. Jalani hidup dengan bahagia seperlunya, bersedihlah seperlunya dan bersyukurlah sebanyak-banyaknya. Mengutip dari Jhon Lennon, "Hal yang paling penting dalam menjalani hidup adalah dengan menjadi bahagia, hanya itu yang penting". Kebanyakan orang mencari kebahgiaan diluar dirinya, dan itu SALAH karena sejatinya kebahagiaan itu ada dalam diri. Kebahagiaan adalah keputusan yang kamu buat dan bukan perasaan yang kamu rasakan.

Kamu dapat juga membaca tentang Pantai Greweng 

Demikianlah ulasan saya kali ini perihal wisata Suaka Elang Bogor atau tempat camping Kampung Loji Cigombong Sukabumi. Semoga informasi yang telah disampaikan dapat dijadikan sumber referensi tambahan bagi kamu ataupun para pembaca yang budiman sekalian.